Lebih dari 8.000 Warga Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat Terdampak Banjir, 2.947 Warga Mengungsi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 9 Maret 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Padang Pariaman)

Tim Gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Padang Pariaman)

SUMATERAEKSPRES.COM – Lebih dari 8.000 warga Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, terdampak banjir yang terjadi sejak Kamis lalu (7/3/2024), pukul 16.00 WIB.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Genangan masih berlangsung hingga Jumat malam (8/3/2024).

Pusat Pengendalian Operasi BNPB mencatat 8.118 warga masih terdampak banjir, sedangkan mereka yang mengungsi berjumlah 2.947 warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terus melakukan pendataan populasi yang mengalami dampak bencana hingga malam tadi (8/3/2024), pukul 23.00 WIB.

Sebanyak delapan kecamatan terendam dengan ketinggian muka air bervariasi hingga 1,5 meter.

Kedelapan kecamatan yang dilanda banjir yaitu Kecamatan Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Koto Tangah, Padang Utara, Kuranji, Naggalo dan Padang Selatan.

Baca artikel lainnya di sini : Hampir 3000 Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Padang Pariaman, 3 Warga Meninggal Dunia

Tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa ini. Sedangkan kerugian, BPBD mencatat 110 unit rumah warga dan 1 RSUP dr. M. Djamil Padang.

Pihak BPB masih melakukan penilaian kerusakan pada rumah warga. Sedangkan 2 rumah dinyatakan hanyut akibat banjir.

Lihat juga konten video, di sini: Fenomena Pergerakan Tanah di Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah akan Merelokasi Rumah Warga

Selain banjir, hujan lebat juga memicu terjadi tanah longsor. BPBD setempat menyebutkan material longsor telah menghambat akses jalan di Lubuk Paraku.

Merespons bencana di wilayahnya, BPBD telah melakukan berbagai upaya darurat.

Tim reaksi cepat bersiaga untuk mengantisipasi situasi yang buruk di tengah masyarakat.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada terhadap dampak lanjutan banjir.

Di samping itu, hujan masih berpeluang terjadi di wilayah Kota Padang.

Hingga Minggu (10/3), Kota Padang masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Menyikapi bencana di wilayah Sumatra Barat, BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota terdampak, khususnya Pesisir Selatan, Padang Pariaman dan Kota Padang.

Kedeputian 3 Tanggap Darurat BNPB telah menyiapkan dukungan personil, alat, perangkat dan anggaran operasional untuk disalurkan dalam masa tanggap darurat ini.

Kepala BNPB direncanakan segera akan meninjau langsung operasi tanggap darurat dan memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi dengan baik.

Selain itu Kepala BNPB juga akan memastikan agar pemulihan pascabencana bisa dilakukan dengan efektif dan efisien.***

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiindoneisa.com dan Businesstoday.id

Berita Terkait

Penanganan Darurat Galodo, Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumatra Barat
Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat
Prabowo Subianto Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat dan Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri
Dari Qatar, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat, Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan
Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor Sumbar, Korban Meninggal Dunia 58 Orang, Korban Hiang 35 Orang
Akibat Jalan Terputus dan 19 Unit Jembatan Terdampak, Distribusi Bantuan Logistik Lewat Darat Terganggu
Banjir Lahar dan Longsor Sumbar, 50 Orang Meninggal Dunia, 27 Hilang, 37 Luka-luka, 3.396 Mengungsi
Terendam Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Nasional Sumatera Barat dari Padang Panjang ke Bukittinggi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:46 WIB

Penanganan Darurat Galodo, Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumatra Barat

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:50 WIB

Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat

Kamis, 16 Mei 2024 - 20:10 WIB

Prabowo Subianto Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat dan Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:57 WIB

Dari Qatar, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat, Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:25 WIB

Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor Sumbar, Korban Meninggal Dunia 58 Orang, Korban Hiang 35 Orang

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:54 WIB

Akibat Jalan Terputus dan 19 Unit Jembatan Terdampak, Distribusi Bantuan Logistik Lewat Darat Terganggu

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:25 WIB

Banjir Lahar dan Longsor Sumbar, 50 Orang Meninggal Dunia, 27 Hilang, 37 Luka-luka, 3.396 Mengungsi

Sabtu, 6 April 2024 - 14:56 WIB

Terendam Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Nasional Sumatera Barat dari Padang Panjang ke Bukittinggi

Berita Terbaru