Banjir dan Tanah Longsor Hantam Padang Pariaman, Sumbar, Sebanyak 4.411 Warga Terdampak

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Padang Pariaman berjibaku mengevakuasi warga yang terdampak banjir. (BPBD Padang Pariaman)

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Padang Pariaman berjibaku mengevakuasi warga yang terdampak banjir. (BPBD Padang Pariaman)

SUMATERAEKSPRES.COM – Banjir Dan Tanah Longsor Menghantam Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Jumat (4/10/2024), pukul 17.00 WIB.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Kejadian ini dipicu intensitas hujan tinggi yang menyebabkan debit air di sungai Batang Ulakan, Batang Sei Gimba, dan Batang Tapakih meningkat.

Selain banjir intensitas hujan yang tinggi juga menyebabkan struktur tanah menjadi labil sehingga terjadi longsor.

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 1.102 KK atau 4.411 warga terdampak.

Sebanyak 160 KK atau 480 warga dilaporkan mengungsi sementara, di masjid-masjid, balai masyarakat dan rumah tetangga serta kerabat yang tidak terdampak banjir dan tanah longsor.

Peristiwa ini menyebabkan 11 Nagari (Desa) di tujuh Kecamatan terdampak, adapun sebaran wilayah terdampak meliputi:

Nagari Sungai Sariak di Kecamatan VII Koto, Nagari Gasan Gadang di Kecamatan Batang Gasan, Nagari Campago di Kecamatan V Koto.

Nagari Kampuang Galapuang Ulakan, Nagari Seulayat Ulakan, Nagari Sungai Gimba Ulakan dan Nagari Sandi Ulakan di Kecamatan Ulakan Tapakih.

Nagari Parik Malintang di Kecamatan Anam Lingkuang serta Nagari Pauah dan Nagari Kapalo Koto di Kecamatan Nan Sabaris.

Tercatat material terdampak baik sarana dan prasarana akibat peristiwa ini sebanyak 1.615 unit rumah terendam, dua unit rumah tertimbun tanah longsor.

Badan jalan penghubung antar Nagari Sungai Sariak – Nagari Toboh Ketek tertimbun material longsor serta badan jalan di Kecamatan IV Koto Aua Malintang terendam setinggi 50 – 100 cm.

Kondisi terkini, beberapa daerah masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta pembersihan badan jalan di Kecamatan VII Koto masih terus dilakukan.

Adapun kebutuhan mendesak untuk mempercepat penanganan meliputi penambahan alat berat, perahu karet, makanan siap saji, selimut serta dapur umum harus segera dipenuhi.

BPBD Kabupaten Padang Pariaman bersama dinas PUPR, TNI, Polri, serta pemerintah setempat sudah berkoordinasi guna melakukan pendataan serta penanganan.***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Businesstoday.id dan Kongsinews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Ekspres.news dan Femme.id

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Unand Dorong Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga, Tanaman Sungkai jadi Sorotan di Sumatera Barat
Kenali Manfaat Tanaman Sungkai sebagai Imunostimulan Alami, Fakultas Farmasi Unand Gencarkan Edukasi
PLTP Muara Laboh: Pengembangan Energi Bersih yang Memberikan Manfaat Bagi Para Pemangku Kepentingan
Jejak Karir Boy Iswarmen di Militer: Calon Wakil Bupati Solsel dengan Tekad Mengabdi
Penanganan Darurat Galodo, Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumatra Barat
Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat
Prabowo Subianto Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat dan Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri
Dari Qatar, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat, Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan

Berita Terkait

Minggu, 3 November 2024 - 21:37 WIB

Unand Dorong Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga, Tanaman Sungkai jadi Sorotan di Sumatera Barat

Minggu, 3 November 2024 - 21:25 WIB

Kenali Manfaat Tanaman Sungkai sebagai Imunostimulan Alami, Fakultas Farmasi Unand Gencarkan Edukasi

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 15:44 WIB

Banjir dan Tanah Longsor Hantam Padang Pariaman, Sumbar, Sebanyak 4.411 Warga Terdampak

Kamis, 26 September 2024 - 15:49 WIB

PLTP Muara Laboh: Pengembangan Energi Bersih yang Memberikan Manfaat Bagi Para Pemangku Kepentingan

Rabu, 4 September 2024 - 19:01 WIB

Jejak Karir Boy Iswarmen di Militer: Calon Wakil Bupati Solsel dengan Tekad Mengabdi

Berita Terbaru