SUMATERAEKSPRES.COM – Upaya penanganan darurat banjir lahar hujan dan longsor di wilayah Sumatra Barat terus dimaksimalkan oleh pemerintah. Salah satunya melalui operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Operasi TMC ini dilaksanakan berdasarkan pertimbangan prakiraan cuaca wilayah Sumatera Barat yang masih berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan satu unit pesawat caravan PK-SNN sebagai kendaraan operasional TMC yang ditempatkan di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatrea Barat.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Keluarkan Peringatan Waspada dan Bahaya Lahar Dingin
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
Gempa Bengkulu Magnitudo 6.3 Rusak 197 Rumah, Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Sabtu (25/5/2024) operasi TMC hanya dapat dilaksanakan sebanyak satu sortie penerbangan.
Hal ini dikarenakan
terdapat pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat
Sehingga menyebabkan kondisi keawanan di Sumatera Barat cenderung belum berpotensi untuk disemai hingga siang hari.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, BNPB Imbau Daerah Perkuat Kesiapsiagaan dan Pemantauan Lapangan
Babak Baru Kasus Kredit Bermasalah Sritex Rugikan Negara Rp692 Miliar, 3 Tersangka, Puluhan Saksi
Untuk mengantisipasi terjadinya hujan intensitas sedang yang mengancam wilayah Sumbar bagian timur laut saat sore menjelang malam hari, penyemaian dilakukan di sore hari.
Adapun kondisi cuaca yang teramati pada hari Sabtu, setelah operasi TMC pada Jumat (24/5/2023).
Antara lain wilayah sisi barat Sumatera Barat cenderung menerima hujan dengan intensitas ringan.
Wilayah utara, timur, dan selatan Sumatera Barat cenderung tidak terjadi hujan.
Baca Juga:
Brand Lokal Unjuk Gigi di Laporan Brand Footprint 2025, Ini Strategi Mereka Tumbuh Cepat
3 Orang Warga Rejang Lebong Dilaporkan Hlang di dalam Kawasan Hutan Kerinci Seblat
Memasuki hari ke kesepuluh operasi pada Sabtu (25/5/2024) sebanyak 24 ton Natrium Clorida (NaCl) telah disebar di wilayah langit Sumatra Barat.
Total sorti yang telah dilaksanakan sebanyak 24 sorti dalam 54 jam 21 menit.
Operasi TMC dalam rangka penanganan darurat galodo Sumbar rencananya akan diteruskan hingga Rabu (29/5/2024).
Agar pembersihan kawasan dan fase awal pemulihan dapat dioptimalkan dengan kondisi cuaca yang bersahabat.***
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Adilmakmur.co.id dan Kalimantanraya.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.
















