Termasuk Sumatera Barat, Sejumlah Wilayah Indonesia Diprakirakan Alami Hujan Disertai Petir

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Terjadi di Beberapa Provinsi Indonesia. (Pixabay.com/PublicDomainPictures)

Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Terjadi di Beberapa Provinsi Indonesia. (Pixabay.com/PublicDomainPictures)

SUMATERAEKSPRES.COM – Sejumlah wilayah Indonesia diprakirakan mengalami hujan yang dapat disertai kilat atau petir pada hari Selasa ini 5 Desember 2023.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Demikian menurut peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Situs BMKG, Selasa, menyebutkan hujan disertai petir berpotensi terjadi di wilayah:

Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Kemudian, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Barat.

Sementara itu wilayah dengan potensi angin kencang yakni Aceh, Sumatera Selatan, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

BMKG menyampaikan berdasarkan model filter spasial Madden Julian Oscillation (MJO) pada tanggal 5-6 Desember 2023.

Gangguan fenomena MJO secara spasial terpantau aktif di Samudera Hindia utara-barat Sumatera, Laut Andaman, Teluk Thailand Laut Cina Selatan.

Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, dan papua bagian selatan.

Kondisi itu, kata BMKG, berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Sebelumnya Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengimbau masyarakat untuk waspada peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.

“Kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia saat ini menunjukkan adanya signifikansi dinamika atmosfer”.

“Yang dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia,” katanya.

Ia mengemukakan beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Diantaranya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat.

“MJO diprediksikan dapat terus aktif di sekitar wilayah Indonesia hingga periode Dasarian I Desember 2023.”

“Dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia,” paparnya.***

Berita Terkait

Penanganan Darurat Galodo, Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumatra Barat
Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat
Prabowo Subianto Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat dan Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri
Dari Qatar, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat, Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan
Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor Sumbar, Korban Meninggal Dunia 58 Orang, Korban Hiang 35 Orang
Akibat Jalan Terputus dan 19 Unit Jembatan Terdampak, Distribusi Bantuan Logistik Lewat Darat Terganggu
Banjir Lahar dan Longsor Sumbar, 50 Orang Meninggal Dunia, 27 Hilang, 37 Luka-luka, 3.396 Mengungsi
Terendam Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Nasional Sumatera Barat dari Padang Panjang ke Bukittinggi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:46 WIB

Penanganan Darurat Galodo, Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumatra Barat

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:50 WIB

Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat

Kamis, 16 Mei 2024 - 20:10 WIB

Prabowo Subianto Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat dan Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:57 WIB

Dari Qatar, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat, Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:25 WIB

Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor Sumbar, Korban Meninggal Dunia 58 Orang, Korban Hiang 35 Orang

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:54 WIB

Akibat Jalan Terputus dan 19 Unit Jembatan Terdampak, Distribusi Bantuan Logistik Lewat Darat Terganggu

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:25 WIB

Banjir Lahar dan Longsor Sumbar, 50 Orang Meninggal Dunia, 27 Hilang, 37 Luka-luka, 3.396 Mengungsi

Sabtu, 6 April 2024 - 14:56 WIB

Terendam Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Nasional Sumatera Barat dari Padang Panjang ke Bukittinggi

Berita Terbaru