SUMATERAEKSPRES.COM – Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menyoroti masalah pencurian data yang marak terjadi dalam ekonomi digital.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurut Gibran, Indonesia harus memperkuat keamanan siber (cyber security) dan pertahanan siber (cyber defense).
Seperti yang telah diimplementasikan di Solo melalui ‘Solo Techno Park’.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Keluarkan Peringatan Waspada dan Bahaya Lahar Dingin
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
Gempa Bengkulu Magnitudo 6.3 Rusak 197 Rumah, Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu diungkap oleh Gibran dalam sesi debat perdana calon wakil presiden (cawapres) Pilpres 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat 22 Desember 2023.
“Selain pinjol dan judi online, kita juga harus hati-hati untuk masalah pencurian data,” ungkap Gibran.
Baca artikel lainnya di sini : Gibran Rakabuming Raka ke Cak Imin: Agak Aneh, Mau Bangun Kota Selevel Jakarta tapi Tolak IKN
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, BNPB Imbau Daerah Perkuat Kesiapsiagaan dan Pemantauan Lapangan
Babak Baru Kasus Kredit Bermasalah Sritex Rugikan Negara Rp692 Miliar, 3 Tersangka, Puluhan Saksi
“Untuk itu harus kita kuatkan cyber security dan cyber defense kita.”
“Itu sudah kita lakukan di Solo, di Solo Techno Park, ada sekolah cyber security,” sambungnya.
Dengan demikian, Indonesia dapat memastikan ke depannya tidak akan ada lagi barang-barang cross border dan predatory dumping yang dapat mengancam UMKM.
Lihat juga konten video, di sini: Mulai dari Raffi – Nagita hingga Tretan Muslim, Inilah Sederet Artis dan Influencer yang Dampingi Paslon Prabowo – Gibran
Baca Juga:
Brand Lokal Unjuk Gigi di Laporan Brand Footprint 2025, Ini Strategi Mereka Tumbuh Cepat
3 Orang Warga Rejang Lebong Dilaporkan Hlang di dalam Kawasan Hutan Kerinci Seblat
“Jadi, sudah tidak ada lagi depan yang namanya predatory dumping, barang-barang cross border yang membunuh UMKM kita.
“Kita ke depan harus melindungi UMKM kita,” sambungnya.
Lebih lanjut, kualitas sumber daya manusia (SDM) menurut Gibran juga harus diperkuat dalam ekonomi digital.
Harapannya, para anak muda Indonesia dapat ambil bagian dalam proses hilirisasi digital yang kelak dicanangkan di Indonesia.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
“Ke depan yang kita siapkan harus ada penguatan SDM. Penguatan manusia-manusia digitalnya.”
“Karena itu, kita ingin anak-anak muda untuk ikut andil dalam hilirisasi digital yang akan kita canangkan sebentar lagi,” pungkas Gibran.***















