SUMATERAEKSPRES.COM – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya sejak muda sudah bersumpah untuk siap mati demi bangsa dan rakyat Indonesia.
“Saudara-saudara sekalian, saya dari usia muda 18 tahun, saya sudah teken siap mati untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Dia menyampaikan hal itu di hadapan puluhan ribu warga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Kota Bandung, Kamis, 8 Februari 2024.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Keluarkan Peringatan Waspada dan Bahaya Lahar Dingin
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
Gempa Bengkulu Magnitudo 6.3 Rusak 197 Rumah, Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama perjuangannya, ia mengatakan telah beberapa kali menghadapi maut hingga mengucapkan dua kalimat syahadat, seperti yang diajarkan oleh para kyai.
“Saudara-saudara sekalian, ustad-ustad saya kiyai-kiyai saya mengajarkan kepada saya.”
“Prabowo kau sebagai muslim sebelum kau menghabiskan nafas terakhir harus mengucapkan dulu dua kalimat syahadat,” ujar dia.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, BNPB Imbau Daerah Perkuat Kesiapsiagaan dan Pemantauan Lapangan
Babak Baru Kasus Kredit Bermasalah Sritex Rugikan Negara Rp692 Miliar, 3 Tersangka, Puluhan Saksi
“Dan saya sudah tiga kali dalam hidup saya mengucapkan dua kalimat syahadat karena pikir saya, saya sudah dipanggil Tuhan,” jelas dia.
Namun, kata dia, Tuhan masih memberikan kesempatan, hingga saat ini masih bisa bertarung di Pilpres 2024 bersama Gibran Rakabuming Raka.
“Tapi ternyata Tuhan masih memberi saya nafas, masih memberi saya kekuatan, masih memberi saya kesehatan.”
“Berarti harus menunaikan tugas untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga:
Brand Lokal Unjuk Gigi di Laporan Brand Footprint 2025, Ini Strategi Mereka Tumbuh Cepat
3 Orang Warga Rejang Lebong Dilaporkan Hlang di dalam Kawasan Hutan Kerinci Seblat
“Dan saya di saat sekarang sesudah saya taruhkan nyawa saya puluhan tahun untuk republik ini.”
“Saya tidak rela masih melihat ada orang miskin di Indonesia, saya tidak rela,” lanjutnya.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Hello.id.
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Kongsinews.com dan Infoesdm.com.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.















