Sebanyak Lebih dari 2.500 Warga Mengungsi Lebih dari Seminggu, 6 Kabupaten di Riau Terdampak Banjir

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 Januari 2024 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau per Rabu (17/1/2024) total warga mengungsi berjumlah 2.523 KK (9.930 jiwa). (Dok. BPBD)

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau per Rabu (17/1/2024) total warga mengungsi berjumlah 2.523 KK (9.930 jiwa). (Dok. BPBD)

SUMATERAEKSPRES.COM – Banjir masih merendam sejumlah daerah di Provinsi Riau, peristiwa yang berdampak pada ribuan warga ini menjadi perhatian.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau per Rabu (17/1/2024) total warga mengungsi berjumlah 2.523 KK (9.930 jiwa).

Pengungsian tersebar di enam kabupaten, yaitu Pelalawan, Rokan Hilir, Inhu, Dumai, Bengkalis dan Siak.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. melihat dari udara dampak banjir.

Banjir telah mengakibatkan terganggunya akses jalan penghubung provinsi.

Mulai dari Sumatra Utara, Sumatra Barat sampai ke Provinsi Riau, ada yang tergenang air.

Menurutnya, ini membutuhkan penanganan secara komprehensif, karena warga terdampak rata-rata sudah mengungsi lebih dari satu minggu.

Pihaknya mengharapkan banjir dapat segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas normal.

Menyikapi bencana banjir ini, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir selama 10 hari.

Status tersebut berlaku sejak 22 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024.

Penetapan ini bertujuan untuk mengoptimalkan dukungan penanganan darurat ke wilayah kabupaten dan kota.

Peninjauan wilayah Suharyanto dilakukan dengan helikopter untuk melihat kondisi terkini wilayah Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu) yang masih terdapat genangan.

Kepala BNPB menyempatkan untuk mendarat di Kecamatan Rengat, Inhu, untuk bertemu dengan warga terdampak di pos pengungsian Danau Raja.

Di situ Suharyanto membagikan bantuan simbolis BNPB, selepas kunjungan di Inhu, helikopter bertolak kembali ke bandara di Pekanbaru.

“Memang banjir tahun ini merupakan siklus hampir dua puluh tahun sekali karena curah hujan cukup besar,” ujar Suharyanto.

Suharyanto mengatakan, sampai hari ini masih ribuan masyarakat yang mengungsi.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kepala BNPB melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi pos pengungsian di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Suharyanto melihat kondisi warga yang terdampak banjir dan memastikan penanganan warga terdampak berlangsung baik. Wilayah yang masih tergenang berada di Kecamatan Rumbai.

Saat bertemu kelompok ibu di pos pengungsian, Suharyanto menyemangati mereka dalam menghadapi bencana.

Kepala BNPB juga meminta para warga untuk bersabar ketika berada di pengungsian.

Sebelum meninggalkan tempat itu, ia menyerahkan kembali bantuan kepada warga terdampak.

BNPB memberi bantuan pangan dan non-pangan kepada pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Kepala BNPB di Provinsi Riau pada hari Kamis (18/1/2024).

Selain bantuan tersebut, BNPB memberikan dana siap pakai (DSP) untuk 10 wilayah kabupaten/kota sebesar Rp250 juta, sedangkan Provinsi Riau Rp350 juta.

Sementara itu, bantuan pangan dan non-pangan yang diberikan BNPB berupa makanan siap saji 500 paket, sembako 500 paket, selimut 500 buah, matras 500 buah.

Hygiene kits 500 paket, sabun cair 500 botol, tower lamp 5 unit,
Pompa alcon 5 unit, tenda keluarga 4 unit, tenda pengungsi 2 unit, genset 2 unit, perahu dan mesin 2 unit,

Pemerintah daerah yang menerima bantuan pangan dan non-pangan yaitu:

Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Kampar, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Inhu dan Kota Pekanbaru.***

Berita Terkait

UMKM Nahdliyin: Afriansyah Noor Berhasil Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja
Wamenaker RI Diberi Gelar Adat ‘Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri’, Artinya Terungkap
Aparat Masih Selidiki 10 Hektar Lahan yang Terbakar di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Riau
Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Disertai Petir Diprakirakan Terjadi di Kota Jambi dan Kota Palembang
Sumaterekspres.com Ajak Pers Daerah di Provinsi, Kota dan Kabupaten se Sumatera Berkolaborasi
Hasil Pleno KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Kapitra Ampera Unggul dari Caleg PDI Perjuangan Lainnya
Politisi Kapitra Ampera Minta Mendagri Copot Sekda Kampar Jika Terbukti Berpihak dalam Proses Pemilu
Didirikan pada 2 Agustus 1962, Harian Sumatera Ekspres Ternyata Awalnya Bernama Mingguan Trikora
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 12 Mei 2024 - 00:10 WIB

UMKM Nahdliyin: Afriansyah Noor Berhasil Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

Jumat, 10 Mei 2024 - 13:17 WIB

Wamenaker RI Diberi Gelar Adat ‘Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri’, Artinya Terungkap

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:57 WIB

Aparat Masih Selidiki 10 Hektar Lahan yang Terbakar di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Riau

Rabu, 20 Maret 2024 - 08:38 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Disertai Petir Diprakirakan Terjadi di Kota Jambi dan Kota Palembang

Senin, 18 Maret 2024 - 14:58 WIB

Sumaterekspres.com Ajak Pers Daerah di Provinsi, Kota dan Kabupaten se Sumatera Berkolaborasi

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:19 WIB

Hasil Pleno KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Kapitra Ampera Unggul dari Caleg PDI Perjuangan Lainnya

Minggu, 4 Februari 2024 - 11:44 WIB

Politisi Kapitra Ampera Minta Mendagri Copot Sekda Kampar Jika Terbukti Berpihak dalam Proses Pemilu

Jumat, 19 Januari 2024 - 18:05 WIB

Sebanyak Lebih dari 2.500 Warga Mengungsi Lebih dari Seminggu, 6 Kabupaten di Riau Terdampak Banjir

Berita Terbaru